Penyebab, Gejala, Ciri ciri dan Obat Penyakit Kanker Payudara

Posted on

Kanker Payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan) payudara. Penyakit kanker payudara terbilang penyakit kanker yang paling umum menyerang kaum wanita, meski demikian pria pun memiliki kemungkinan mengalami penyakit ini dengan perbandingan 1 diantara 1000.

Dari seluruh penjuru dunia, penyakir kanker payudara (Breast Cancer/Carcinoma mammae) diberitakan sebagai salah satu penyakit kanker yang menyebabkan kematian nomor lima setelah kanker paru, kanker rahim, kanker hati dan kanker usus.

Faktor Penyebab Kanker Payudara :

  • Usia – Hampir 80% penyakit ini terjadi pada wanita berusian di atas 50 tahun, dan jarang terjadi pada wanita sebelum menopause.
  • Riwayat Keluarga – Jika ibu atau saudara wanita mengidap penyakit kanker payudara, maka anda kemungkinan memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada penderita satupun.
  • Terkait positif dengan mutasi gen BRCA 1 atau BRCA 2.
  • Terkena Radiasi pada bagian dada.
  • Penggunaan Hormon – Therapy obat hormon pengganti Hormone Replacement Therapy (HRT) seperti hormon eksogen akan bisa menyebabkan peningkatan resiko mendapat penyakit kanker payudara.
  • Kepadatan Payudara – Wanita yang kandungan lemak dalam tubuhnya sedikit, payudara padat, ternyata bisa meningkatkan peluang terkena kanker payudara. Payudara cenderung lebih padat seiring bertambahnya usia.
  • Riwayat Kesehatan Reproduksi – Wanita yang melahirkan anak dibawah usia 30 tahun mempunyai resiko lebih rendah mengalami kanker payudara dibandingkan wanita yang melahirkan anak setelah 30 tahun atau tidak melahirkan anak sama sekali.
  • Riwayat Haid – Wanita yang pertama kali mengalami haid lebih awal (sebelum usia 12 tahun) atau mengalami menopause setelah usia 55 tahun memiliki tingkat resiko kanker payudara yang lebih tinggi.
  • Obesitas setelah menopause – Wanita yang berat badannya mengingkat secara signifikan memiliki estrogen lebih banyak dalam tubuhnya, maka inilah yang menjadi resiko penyebab kanker payudara juga meningkat.
  • Konsumsi Alkohol dan Merokok.
  • Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi Kondisi Stress.

Pemeriksaan Awal

Untuk pemeriksaan awal penyakit kanker payudara dapat dilakukan sendiri. Sebaiknya dilakukan sehabis selesai masa menstruasi, dengan cara :

  • Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga terletak pada ketinggian yang tidak sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terlapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah periksa ke dokter.
  • Letakkan kedua lengan diatas kepala dan perhatikan kembali payudara Anda.
  • Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah dan periksa lagi.
  • Berbaringlah dan letakkan tangan kiri ke belakang kepala, dan sebuah bantal dibawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.
  • Periksa dan rabalah puting susu sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari tangan akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1cm atau lebih, segeralah periksa ke dokter.
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.
  • Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna.

Gejala Penyakit Kanker Payudara

Kanker payudara dapat dideteksi dari beberapa gejala :

  • Terdapat ruam-ruam pada kulit disekitar payudara, puting terlihat bersisik, memerah dan membengkak.
  • Terdapat benjolan, umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, mulai dari ukuran kecil kemudian membesar dan teraba seperti melekat pada kulit.
  • Keluar cairan dari puting susu.
  • Terjadi pembengkakan dan penebalan kulit di daerah payudara.
  • Puting susu menjadi ‘lunak’.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Puting susu tertekan ke dalam (sebagian atau seluruhnya).

Untuk pemeriksaan awal penyakit kanker payudara dapat dilakukan sendiri. Sebaiknya dilakukan sehabis selesai masa menstruasi, dengan cara :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *